Jumat, 05 Juli 2019

Laporan kunjungan

PERSEMBAHAN Laporan kunjungan industri ini kami susun menurut data-data, hasil survey, dan wawancara yang kami peroleh dengan metode-metode tepat guna dengan maksud agar karya tulis laporan kunjungan industri ini mudah dipahami dan dapat dipertanggung jawabkan. Karya tulis laporan kunjungan industri ini kami persembahkan kepada: 1. Allah swt. 2. Orang-orang tercinta kami; ayah, ibu, adik, kakak, dan keluarga besar yang telah memberikan suntikan motivasi. 3. Dosen pembimbing, dan semua pihak yang terlibat dalam penyusunan laporan ini dari mulai memberi masukan sampai mengkoreksi sehingga kami dapat menyelesaikan laporan kunjungan industri ini dengan baik. 4. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kami menyadari bahwa laporan kunjungan UMKM yang kami buat ini masih jauh dari sempurna sehingga saran dan kritik yang membangun akan selalu diharapkan setelah ini sebagai motivasi untuk kami agar lebih baik lagi di karya tulis selanjutnya. Surabaya, 25 Maret 2019 Penyusun KATA PENGANTAR Puji syukur selalu terpanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat Dialah kami mempunyai kesempatan untuk menyusun laporan kunjungan UMKM ke PeternakanKambing yang berada di desaBubakan, Pacitan, JawaTimur ini dengan tepat waktu. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada kekasih kita semua Nabi Muhammad yang telah membawa kehidupan dari zaman antah berantah ke zaman kerlap kerlip lampu dan rumah mewah. Laporan kunjungan UMKM ini kami susun untuk memenuhi tugas kami sebagai Mahasiswa, juga sebagai tugas pengantar bisnis. Laporan ini disusun berdasarkan data-data yang kami kumpulkan dengan berbagai metode untuk memastikan kevalidan informasi yang telah ada. Kami haturkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam penyusunan laporan kunjungan UMKM ini. Terutama kepada Ibu Aju Nitya Dharmani sebagai pembimbing kami dalam menyelesaikan laporan ini. Akhirnya, kami sadar betul bahwa penyusunan laporan ini masih jauh dari kata baik, masih ada kekurangan di berbagai sisi sehingga kami sangat mengaharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca guna perbaikan diri di kesempatan berikutnya. Demikian kami sampaikan, besar harapan kami laporan ini dapat bermanfaat dan digunakan dengan sebaik-baiknya. Surabaya, 10 Mei 2019 Penyusun DAFTAR ISI SAMPUL DEPAN “KUNJUNGAN UMKM DI PETERNAKAN KAMBING” PERSEMBAHAN…………………………………………………………………………… …1 KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………....2 DAFTAR ISI……………………………………………………………………………….…..…3 BAB I : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang……………………………………………………………….…….…………4 1.2 Tujuan Kunjugan UMKM…………...……………………………………..……….………..5 1.3 Tujuan Pembuatan Laporan……………………………………………….………………. 5 1.4 Waktu danTempat……………………………………………………….…………….….…..5 1.5 Pengumpulan Data………………………………………………….…….……….......……...5 1.6 Pengelolaan Data……………………………………………………….….……...……….….5 BAB II : PEMBAHASAN 2.1 Profil Badan Usaha…………………………………………………………………….....…..6 2.2 Sejarah Berdirinya Usaha Peternakan Kambing 6 2.3Jenis Kambing yang diternak 7-8 2.4 Keuntungan Beternak Ternak Kambing 8 BAB III : SIMPULAN DAN SARAN 3.1 Simpulan 9 3.2 Saran 9 LAMPIRAN LAMPIRAN DAN DOKUMENTASI……………………………………………10 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kebutuhan akan pemenuhan sumber protein hewani diwilayah pedesaan yang kian sulit, tetapi dilain sisi terdapat banyak kesempatan bagi sector pengembang untuk memanfaatkan hasil alam yang ada seperti tanah, tumbuhan, air, kondisi cuaca yang baik serta sumber daya manusia (SDM) yang melimpah sehingga perlu dimanfaatkan. Salah satu sektor yang paling banyak mempunyai prospek baik kedepannya adalah mengenai peternakan, terutama peternakan kambing yang tidak memerlukan modal yang besar. Sebagian besar orang dipedasaan lebih cenderung berfikir kearah pertanian yang sebenarnya hanya mempunyai prospek dari segi penghasilan pertahun perkapita di nilai masih terlalu rendah. Tujuan Kunjungan UKM Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini yaitu 1. Untuk mengetahui sejarah asal usul, ciri-ciri, karakteristik dan bentuk adaptasi dari macam-macam ternak kambing, 2. Dapat mengetahui system atau manajemen pemeliharaan dari ternak kambing serta mengetahui kentungan beternak kambing. 1.3 Tujuan Pembuatan Laporan Tujuan dari pembuatan laporan Kunjungan UMKM ini adalah sebagai berikut: a. Sebagai Pertanggung jawaban setelah melakukan kunjungan UMKM b. Sebagai tugas mata kuliah Pengantar Bisnis 1.4 Waktu danTempat Kunjungan ke perternakan ini dilaksanakan pada Tanggal 7 Mei 2019 ke Peternakan Kambing, yang bertempat di Desa Bubakan, Pacitan, JawaTimur. 1.5 Pengumpulan Data Data yang diperoleh dikumpulkan dengan metode berikut ini: Metode Interview / wawancara 0 Metode Observasi 1 Metode Dokumentasi / dokumenter 2 1.6 Pengelolaan Data Data yang diolah dengan tahapan sebagai berikut: 1. Data dikumpulkan 2. Data diseleksi 3. Konsultasi mengenai data yang dipilih sekaligus penentuan judul 4. Membuat kerangka laporan kunjungan peternakan 5. Mengembangkan kerangka laporan kunjungan peternakan 6. Membuat konsep laporan kunjungan peternakan 7. Mengetik laporan kunjungan peternakan 8. Mengevaluasi laporan kunjungan peternakan yang telah dibuat BAB II PEMBAHASAN a. Jenis Usaha Jeni susaha yang dirintis adalah peternakan kambing jenis kambing kacang yang cocok dengan iklim pedasaan khususnya di Desa Bubakan, Pacitan, Jawa Timur. b. Nama Perusahaan Pada dasarnya para petani dipedasaan kurang memikirkan nama dari peternakannya kecuali bagi para peternak yang bekerjasama dengan kelompok tani yang dikelola bersama. Nama perusahaan ini adalah “PETERNAKAN KAMBING UNGGUL”. c. Lokasi Usaha Adapun lokasi usaha ini adalah sebagai berikut : Alamat : Dusun Tanggung Rt/Rw : 04/10 Desa : Bubakan Kecamatan : Tulakan Kabupaten : Pacitan Provinsi : Jawa Timur 2.2 Sejarah berdirinya usaha Peternakan Kambing Pak katman memulai usahanya sejak1970 hingga saat ini peternak muda yang boleh dibilang cukup berhasil meraih sukses dari kambing jenis Jawa dan Peranakan Etawa (PE) yang dipelihara. Saat ini omsetnya jutaan rupiah setiap bulannya. Usaha ternak kambing sudah dijalani dari sejak smp . Dia menyulap lahan di bagian belakang rumahnya yang berada di RT.04/RW .10 Dusun Tanggung , Desa Bubakan, Kecamatan Tulakan , Kabupaten Pacitan menjadi kandang.Awalnya, ia hanya memelihara 8 ekor kambing. Namun berkat ketekunan dan keuletan nya saat ini kambingnya mencapai 80 ekor.Pria ramah ini berujar, 8 ekor kambing yang kini beranak pinak itu ia beli saat masih duduk di bangku SMP. Ia sejak anak-anak memang sudah memiliki hoby beternak hewan. Sekarang sudah banya yang membeli di peternakan nya apa lagi banyak pembeli dari luar kota , di hari raya idhul adha sekitar 90 ekor kambing terjual itu pun masih kurang karena banyak peminat dari luar kota seperti jakarta , surabaya, dan tuban Jenis-Jenis Ternak Kambing : 1. Kambing Kacang Kambing Kacang adalah ras unggul yang pertama dikembangkan di Indonesia. Ciri+cirri kambing kacang : 1. Tubuh kambing relatif kecil dengan kepala ringan dan kecil. 2. Telinganya tegak, berbulu lurus dan pendek. 3. Pada umumnya memiliki warna bulu tunggal putih, hitam, coklat, atau kombinasi ketiganya. 4. Kambing jantan maupun betina memiliki dua tanduk pendek. 5. Berat tubuh jantan dewasa dapat mencapai 30 kg, serta betina dewasa mencapai 25 kg. 6. Tinggi yang jantan 60 - 65 cm, sedangkan yang betina 56 cm. 7. Memiliki bulu pendek pada seluruh tubuh, kecuali pada ekor dan dagu, pada kambing jantan juga tumbuh bulu panjang sepanjang garis leher, pundak dan punggung sampai ekor dan pantat. Kambing Kacang merupakan kambing asli Indonesia yang dapat pula ditemukan di Malaysia dan philipina. Perkembangan kambing Kacang sangat cepat, bahkan pada umur 15-18 bulan sudah dapat menghasilkan keturunan. Kambing ini cocok digunakan sebagai penghasil daging dan kulit. Kambing kacang bersifat prolifik (sering melahirkan kembar 2 atau 3), lincah, tahan terhadap berbagai kondisi, dan mampu beradaptasi dengan baik di berbagai lingkungan yang berbeda, termasuk dalam kondisi pemeliharaan yang sangat sederhana. Bulu kambing kacang cukup pendek dan berwarna hitam, coklat, putiha tau campuran ketiga warna tersebut. 2. Kambing PE (Peranakan Etawa) Kambing ini merupakan hasil persilangan kambing etawa (asal India) dengan kambing lokal / Kacang. Kambing P7 dimanfaatkan sebagai penghasil daging dan susu (perah). Penampilan kambing P7 mirip dengan kambing etawa, tetapi peranakan tubuhnya lebih kecil. Peranakan yang penampilannya mirip kambing kacang disebut bligon atau jawarandu yang merupakan tipe bligon atau jawarandu yang merupakan tipe pedaging. Karakteristik kambing P7, antara lain bentuk muka cembung melengkung dan dagu berjanggut, terdapat gelambir di bawah leher yang tumbuh dari sudut. janggut, telinga panjang, lembek, menggantung, dan ujungnya agak berlipat, ujung tanduk agak melengkung, tubuh tinggi, pipih, bentuk garis punggung mengombak kebelakang sedangkan bulu tumbuh panjang di bagian leher, pundak, punggung, dan paha. Bulu paha panjang dan tebal. 7 -ciri kambing Peranakan etawa (PE) yaitu : 1. Warna bulu belang hitam, putih, merah, coklat dan kadang putih. 2. Badannya besar sebagaimana Ettawa, bobot yang jantan bias mencapai 91kg, sedangkan betina mencapai 63 kg. 3. Telinganyapanjangdanterkulaikebawah, bergelambir yang cukupbesar 4. Dahi dan hidungnya cembung. 5. Kambing jantan maupun betina bertanduk kecil-pendek. 6. Daerah belakang paha, ekor dan dagu berbulu panjang 7. Kambing Etawa mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. 2.4 Keuntungan Beternak Ternak Kambing terdapat beberapa keuntungan beternak kambing adalah : 1. Tidak memerlukan tempat yang luas, Cukup dengan kandang yang kecil dan sederhana. 2. Pemeliharaannya mudah dan tidak memerlukan banyak tenaga. 3. Makanannya sederhana dan mudah didapat. 4. Kambing cepat berkembang biak karena, mempunyai anak lebih dari satuekor setiap kali melahirkan dan anaknya cepat besar. 5. Kambing dipelihara sebagai tabungan dan mudah dijual bilamana pemiliknya memerlukan uang. 6. Selain menghasilkan daging, akan diperoleh pula hasil lain berupa kulit dan kotoran yang baik untuk pupuk. 7. Modal yang diperlukan untuk pemeliharaannya relatif tidak begitu besar. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Kambing merupakan salah satu jenis ternak yang cukup digemari dan telah menyatu dengan kehidupan masyarakat desa, namun skala usahanya masih terbatas dengan sistem pemeliharaan dan perkembangbiakan yang masih tradisional. Jenis kambing seperti kambing Kacang, dan kambing PE (Peranakan etawa) sedangkan hal-hal yang harus di perhatikan di dalam beternak kambing yaitu memilih bibit yang berkualitas, memahami waktu kawin, memahami penangan kelahiran, perawatan anak atau pedet ternak kambing, pemahaman lama penyusuan dan pemahaman umur kambing. Manajemen pemeliharaan ternak kambingmeliputi perkandangan, pakan dan tatalaksana reproduksi didalam manajemen pemeliharaan pun harus memperhatikan pengendalian penyakit dimana terlebih dahulu melakukan pencegahan sebelum terjangkit penyakit yaitu lahan yang digunakan harus bebas dari penyakit menular, kandang kambing harus kuat, aman dan bebas penyakit. 3.2 Saran Adapun saran dari laporan hasil kunjungan dipeternakan kambing ini adalah pemberian pemahaman kepada masyarakat tentang tatalaksana dari ternak kambing seperti pemilihan pakan yang baik, serta penanganan waktu kawin agar lebih produktif. Penanganan penyakit pada ternak kambing harus lebih dioptimalkan utamanya pada saat musim dingin. Keuntungan beternak kambing bukan saja berdampak pada kelompok profit tetapi akan lebih kepada jaringan ternak dan komunitas peternak serta ilmu yang luas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar