Modul 5.
1.wto : Organisasi Perdagangan Dunia (bahasa Inggris: World
Trade Organization, disingkat WTO) adalah sebuah organisasi internasional yang menaungi upaya untuk meliberalisasi
perdagangan. Organisasi ini menyediakan aturan-aturan dasar dalam perdagangan
internasional, menjadi wadah perundingan konsesi dan komitmen dagang bagi para
anggotanya, serta membantu anggota-anggotanya menyelesaikan sengketa dagang
melalui mekanisme yang mengikat secara hukum. Organisasi ini didirikan pada 1
Januari 1995 dengan tujuan untuk mengurangi tarif dan hambatan perdagangan
lainnya, yang diharapkan akan memajukan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup
masyarakat.
2.uni eropa : Uni Eropa (disingkat UE) adalah organisasi
antarpemerintahan dan supranasional, yang beranggotakan negara-negara Eropa.
Sejak 1 Juli 2013 telah memiliki 28 negara anggota. Persatuan ini didirikan
atas nama tersebut di bawah Perjanjian Uni Eropa (yang lebih dikenal dengan
Perjanjian Maastricht) pada 1992. Namun, banyak aspek dari UE timbul sebelum
tanggal tersebut melalui organisasi sebelumnya, kembali ke tahun 1950-an.
3.nafta : Perjanjian
Perdagangan Bebas Amerika Utara (Bahasa
Inggris: North American Free Trade Agreement, kepanjangan dari NAFTA), adalah
sebuah organisasi yang terdiri dari negara-negara Amerika Utara. Organisasi ini
didirikan pada 1994 oleh tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan
Meksiko. Piagamnya menyatakan bahwa NAFTA bertugas mengkoordinasikan kegiatan
ekonomi, termasuk hubungan niaga; komunikasi; kegiatan kebudayaan;
kewarganegaraan, paspor, dan visa; kegiatan sosial; dan kegiatan kesehatan.
Markas NAFTA berada di Washington D.C., Ottawa, dan Mexico City.
4. Asean free trade area : Kawasan Perdagangan Bebas
ASEAN (Bahasa Inggris: ASEAN Free Trade
Area, AFTA)[1] adalah sebuah persetujuan oleh ASEAN mengenai sektor produksi
lokal di seluruh negara ASEAN.
Ketika persetujuan AFTA ditandatangani resmi, ASEAN memiliki
enam anggota, yaitu, Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan
Thailand. Vietnam bergabung pada 1995, Laos dan Myanmar pada 1997 dan Kamboja pada 1999. AFTA sekarang terdiri
dari sepuluh negara ASEAN. Keempat pendatang baru tersebut dibutuhkan untuk
menandatangani persetujuan AFTA untuk bergabung ke dalam ASEAN, namun diberi
kelonggaran waktu untuk memenuh
5.Apec : Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik (bahasa Inggris:
Asia-Pacific Economic Cooperation atau
disingkat APEC) adalah forum ekonomi 21 negara di Lingkar Pasifik[2] yang
bertujuan untuk mengukuhkan pertumbuhan ekonomi, mempererat komunitas dan
mendorong perdagangan bebas di seluruh kawasan Asia-Pasifik. APEC didirikan
pada tahun 1989 sebagai tanggapan
terhadap pertumbuhan interdependensi ekonomi negara-negara Asia-Pasifik dan
lahirnya blok perdangangan lain di bagian-bagian lain dunia; ketakutan akan
Jepang mendominasi kegiatan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik, dan untuk
mendirikan pasar baru untuk produk agrikultural dan bahan mentah di luar
Eropa.[3][4][5] Bermarkas di Singapura, APEC diakui sebagai forum tertua dan
blok multilateral tingkat tertinggi di kawasan Asia-Pasifik, dan memberikan
pengaruh global yang signifikan.
6.Ecowas : Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat
(Inggris: Economic Community of West African States (ECOWAS), Prancis:
Communauté Économique des États de l'Afrique de l'Ouest (CEDEAO)) adalah
perkumpulan 15 negara Afrika Barat yang didirikan pada 28 Mei 1975, dengan
penandatanganan Perjanjian Lagos. Misinya adalah untuk mendorong integrasi
ekonomi di Afrika Barat. Pada tahun 1976, Tanjung Verde bergabung dengan ECOWAS, tetapi pada Desember
2000 Mauritania mengundurkan diri[1] setelah mengumumkan keinginan untuk
mengundurkan diri pada tahun 1999.[2]
ECOWAS adalah salah satu pilar Komunitas Ekonomi Afrika dan
menggunakan tiga bahasa resmi, yaitu Prancis, Inggris, dan Portugis. Presiden
komisi ECOWAS saat ini adalah Kadré Désiré Ouédraogo, sementara ketuanya adalah
Macky Sall.
Modul 7.
1.penilaian terhadap pasar Alternatif adalah dengan
Melakukan survei tentang pasar pasar yang cocok untuk di tempatkan barang kita
2.Mengevaluasi Biaya dan resiko pasar alternatif dengan
memilah milah harga dan terus membandingkan dengan harga kompetitor setiap
harinya
3.Pasar yang cocok untuk ekspansi adalah pasar yang letaknya
strategis dan yang rame pengunjungnya
Modul 8
1. Perancangan
produk global
Perancangan
produk global mengatur agar produk atau kelompok produk tertentu dikerjakan
menurut divisi-divisi operasi di perusahaan itu.
Perancangan
area global
Perancangan
area global mengatur aktivitas perusahaan menurut area tertentu di dunia yang
bermanfaat untuk perusahaan yang strateginya berupa dorongan pemasaran. Fokus
geografis dari perancangan ini membuat perusahaan mampu mengembangkan keahlian
tentang pasar lokal, manajer- manajer area dapat dengan bebas menyesuaikan
produk-produk perusahaan untuk memenuhi selera lokal dan dapat dengan cepat
menanggapi perubahan di pasar lokal.
Perancangan
Pelanggan Global (global customer design)
Digunakan
ketika perusahaan melayani pelanggan atau kelompok pelanggan yang berbeda-beda,
masing-masing dengan kebutuhan khusus yang memerlukan keahlian atau perhatian
khusus.Perancangan ini bermanfaat ketika berbagai kelompok pelanggan yang
dibidik perusahaan sangat berbeda sehingga membutuhkan pendekatan pemasaran
yang benar-benar berbeda.
Perancangan
Matriks Global
Perancangan
Matriks Global adalah perancangan organisasi internasional yang paling
kompleks. Perancangan ini merupakan hasil dari menempatkan bentuk perancangan
organisasi ke bentuk perancangan yang sudah ada sebelumnya namun berbeda.
Keuntungan Perancangan matriks Global adalah bahwa perancangan ini
menggabungkan keahlian fungsional dan produk suatu perusahaan ke dalam tim
untuk mengmbangkan produk baru atau merespon tantangan baru di pasar modal.
Akan tetapi, perancangan matriks global ini memiliki keterbatasan
Perancangan
global campuran (hybrid global design)
Setiap
bentuk global perancangan organisasi internasi di bagian ini mencerminkan tipe
yang ideal atau murni.Akan tetapi, kebanyakan perusahaan menciptakan
menciptakan perancangan campuran yang paling cocok dengan tujuan perusahaan.
Seperti ditunjukkan sebagian oleh ukuran, strategi, teknologi, lingkungan, dan
budaya perusahaan.
2. pemantauan kinerja yang sering di lakukan adaah
monitoring dengan monitoring para pemimpin organisasi bisa memantau kinerja
anak buahnya agar bisa mencapai tujuan organisasi tersebut.
Modul 6
1.strategi penirauan negara asal ; pendekatan perusahaan
menggunakan kompetensi inti atau keunggulan perusahaan yang di kembangkan di
negara asalnya sebagai senjata bersaing di negara lain.
2.strategi multidomestik ;perusahaan multidomestik memandang
dirinya sebagai sekumpulan anak perusahaan yang beroprasi secara independen
yang setiap anak perusahaan fokus pada saru pasar domestikyang khusus selain
itu setiap anak perusahaan bebas untuk menyesuaikan produk
3.strategi global ; filosofi alternatif ketiga yang dapat di
gunakan oleh perusahaan international .perusahaan global memandang dunia
sebagai pasar tunggal dan tujuan utamanya menciptakan barang dan jasa yang
memiliki standar tinggi
4.strategi transasional ; perusahaan transaional berusaha
mengkombinasikan keuntungan dari efisiensi skala global seperti yang ingin
dicapai oleh perusahaan global,dengan keuntungan dan keunggulan dari tanggapan
atas keadaan lokal yang menjadi tujuan
Modul 3.
Jika saya di sana masalah yang saya hadapi adalah
1.perkembangan perusahaan saya.jika katakanlah perusaahaan
tidak stabil atau masih proses perkembangan maka akan rentan terjadi naik turun
keunganya atau keuntunganya
2.modal yang di butuhkan juga akan semakin besar ketika kita
mulai merambah pasar luar negri di satu sisi lain nilai mata uang kita juga ada
di bawah negara tersebut yang mengakibatkan pembengkakan di biaya pengiriman
dan harga jual disana.
Modul 4.
1, Untuk menunjukkan struktur dan komposisi
transaksi ekonomi dan posisi keuangan internasional suatu negara
2.
sebagai indikator lembaga keuangan internasional untuk mempertimbangkan
pemberian bantuan keuangan kepada suatu negara.
3. Sebagai salah satu indikator fundamental
perekonomian suatu negara
4.
Sebagai cerminan baik tidaknya proses transformasi ekonomi di suatu negara.
5.
Memberikan informasi tentang hubungan internasinal suatu negara
6.
Mendapatkan gambaran tentang pengaruh transaksi ekonomi luar negeri terhadap
pendapatan nasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar