Jumat, 01 November 2019


Modul 5.
1.wto : Organisasi Perdagangan Dunia (bahasa Inggris: World Trade Organization, disingkat WTO) adalah sebuah organisasi internasional  yang menaungi upaya untuk meliberalisasi perdagangan. Organisasi ini menyediakan aturan-aturan dasar dalam perdagangan internasional, menjadi wadah perundingan konsesi dan komitmen dagang bagi para anggotanya, serta membantu anggota-anggotanya menyelesaikan sengketa dagang melalui mekanisme yang mengikat secara hukum. Organisasi ini didirikan pada 1 Januari 1995 dengan tujuan untuk mengurangi tarif dan hambatan perdagangan lainnya, yang diharapkan akan memajukan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
2.uni eropa : Uni Eropa (disingkat UE) adalah organisasi antarpemerintahan dan supranasional, yang beranggotakan negara-negara Eropa. Sejak 1 Juli 2013 telah memiliki 28 negara anggota. Persatuan ini didirikan atas nama tersebut di bawah Perjanjian Uni Eropa (yang lebih dikenal dengan Perjanjian Maastricht) pada 1992. Namun, banyak aspek dari UE timbul sebelum tanggal tersebut melalui organisasi sebelumnya, kembali ke tahun 1950-an.
3.nafta :  Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara  (Bahasa Inggris: North American Free Trade Agreement, kepanjangan dari NAFTA), adalah sebuah organisasi yang terdiri dari negara-negara Amerika Utara. Organisasi ini didirikan pada 1994 oleh tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Piagamnya menyatakan bahwa NAFTA bertugas mengkoordinasikan kegiatan ekonomi, termasuk hubungan niaga; komunikasi; kegiatan kebudayaan; kewarganegaraan, paspor, dan visa; kegiatan sosial; dan kegiatan kesehatan. Markas NAFTA berada di Washington D.C., Ottawa, dan Mexico City.
4. Asean free trade area : Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN  (Bahasa Inggris: ASEAN Free Trade Area, AFTA)[1] adalah sebuah persetujuan oleh ASEAN mengenai sektor produksi lokal di seluruh negara ASEAN.

Ketika persetujuan AFTA ditandatangani resmi, ASEAN memiliki enam anggota, yaitu, Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand. Vietnam bergabung pada 1995, Laos dan Myanmar pada 1997  dan Kamboja pada 1999. AFTA sekarang terdiri dari sepuluh negara ASEAN. Keempat pendatang baru tersebut dibutuhkan untuk menandatangani persetujuan AFTA untuk bergabung ke dalam ASEAN, namun diberi kelonggaran waktu untuk memenuh

5.Apec : Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik (bahasa Inggris: Asia-Pacific Economic Cooperation  atau disingkat APEC) adalah forum ekonomi 21 negara di Lingkar Pasifik[2] yang bertujuan untuk mengukuhkan pertumbuhan ekonomi, mempererat komunitas dan mendorong perdagangan bebas di seluruh kawasan Asia-Pasifik. APEC didirikan pada tahun 1989  sebagai tanggapan terhadap pertumbuhan interdependensi ekonomi negara-negara Asia-Pasifik dan lahirnya blok perdangangan lain di bagian-bagian lain dunia; ketakutan akan Jepang mendominasi kegiatan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik, dan untuk mendirikan pasar baru untuk produk agrikultural dan bahan mentah di luar Eropa.[3][4][5] Bermarkas di Singapura, APEC diakui sebagai forum tertua dan blok multilateral tingkat tertinggi di kawasan Asia-Pasifik, dan memberikan pengaruh global yang signifikan.
6.Ecowas : Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (Inggris: Economic Community of West African States (ECOWAS), Prancis: Communauté Économique des États de l'Afrique de l'Ouest (CEDEAO)) adalah perkumpulan 15 negara Afrika Barat yang didirikan pada 28 Mei 1975, dengan penandatanganan Perjanjian Lagos. Misinya adalah untuk mendorong integrasi ekonomi di Afrika Barat. Pada tahun 1976, Tanjung Verde  bergabung dengan ECOWAS, tetapi pada Desember 2000 Mauritania mengundurkan diri[1] setelah mengumumkan keinginan untuk mengundurkan diri pada tahun 1999.[2]

ECOWAS adalah salah satu pilar Komunitas Ekonomi Afrika dan menggunakan tiga bahasa resmi, yaitu Prancis, Inggris, dan Portugis. Presiden komisi ECOWAS saat ini adalah Kadré Désiré Ouédraogo, sementara ketuanya adalah Macky Sall.
 Modul 7.
1.penilaian terhadap pasar Alternatif adalah dengan Melakukan survei tentang pasar pasar yang cocok untuk di tempatkan barang kita
2.Mengevaluasi Biaya dan resiko pasar alternatif dengan memilah milah harga dan terus membandingkan dengan harga kompetitor setiap harinya
3.Pasar yang cocok untuk ekspansi adalah pasar yang letaknya strategis dan yang rame pengunjungnya

Modul 8

1. Perancangan produk global
Perancangan produk global mengatur agar produk atau kelompok produk tertentu dikerjakan menurut divisi-divisi operasi di perusahaan itu.
Perancangan area global
Perancangan area global mengatur aktivitas perusahaan menurut area tertentu di dunia yang bermanfaat untuk perusahaan yang strateginya berupa dorongan pemasaran. Fokus geografis dari perancangan ini membuat perusahaan mampu mengembangkan keahlian tentang pasar lokal, manajer- manajer area dapat dengan bebas menyesuaikan produk-produk perusahaan untuk memenuhi selera lokal dan dapat dengan cepat menanggapi perubahan di pasar lokal.
Perancangan Pelanggan Global (global customer design)
Digunakan ketika perusahaan melayani pelanggan atau kelompok pelanggan yang berbeda-beda, masing-masing dengan kebutuhan khusus yang memerlukan keahlian atau perhatian khusus.Perancangan ini bermanfaat ketika berbagai kelompok pelanggan yang dibidik perusahaan sangat berbeda sehingga membutuhkan pendekatan pemasaran yang benar-benar berbeda.
Perancangan Matriks Global
Perancangan Matriks Global adalah perancangan organisasi internasional yang paling kompleks. Perancangan ini merupakan hasil dari menempatkan bentuk perancangan organisasi ke bentuk perancangan yang sudah ada sebelumnya namun berbeda. Keuntungan Perancangan matriks Global adalah bahwa perancangan ini menggabungkan keahlian fungsional dan produk suatu perusahaan ke dalam tim untuk mengmbangkan produk baru atau merespon tantangan baru di pasar modal. Akan tetapi, perancangan matriks global ini memiliki keterbatasan
Perancangan global campuran (hybrid global design)
Setiap bentuk global perancangan organisasi internasi di bagian ini mencerminkan tipe yang ideal atau murni.Akan tetapi, kebanyakan perusahaan menciptakan menciptakan perancangan campuran yang paling cocok dengan tujuan perusahaan. Seperti ditunjukkan sebagian oleh ukuran, strategi, teknologi, lingkungan, dan budaya perusahaan.
2. pemantauan kinerja yang sering di lakukan adaah monitoring dengan monitoring para pemimpin organisasi bisa memantau kinerja anak buahnya agar bisa mencapai tujuan organisasi tersebut.
Modul 6
1.strategi penirauan negara asal ; pendekatan perusahaan menggunakan kompetensi inti atau keunggulan perusahaan yang di kembangkan di negara asalnya sebagai senjata bersaing di negara lain.
2.strategi multidomestik ;perusahaan multidomestik memandang dirinya sebagai sekumpulan anak perusahaan yang beroprasi secara independen yang setiap anak perusahaan fokus pada saru pasar domestikyang khusus selain itu setiap anak perusahaan bebas untuk menyesuaikan produk
3.strategi global ; filosofi alternatif ketiga yang dapat di gunakan oleh perusahaan international .perusahaan global memandang dunia sebagai pasar tunggal dan tujuan utamanya menciptakan barang dan jasa yang memiliki standar tinggi
4.strategi transasional ; perusahaan transaional berusaha mengkombinasikan keuntungan dari efisiensi skala global seperti yang ingin dicapai oleh perusahaan global,dengan keuntungan dan keunggulan dari tanggapan atas keadaan lokal yang menjadi tujuan
Modul 3.
Jika saya di sana masalah yang saya hadapi adalah
1.perkembangan perusahaan saya.jika katakanlah perusaahaan tidak stabil atau masih proses perkembangan maka akan rentan terjadi naik turun keunganya atau keuntunganya
2.modal yang di butuhkan juga akan semakin besar ketika kita mulai merambah pasar luar negri di satu sisi lain nilai mata uang kita juga ada di bawah negara tersebut yang mengakibatkan pembengkakan di biaya pengiriman dan harga jual disana.
Modul 4.
1, Untuk menunjukkan struktur dan komposisi transaksi ekonomi dan posisi keuangan internasional suatu negara
2. sebagai indikator lembaga keuangan internasional untuk mempertimbangkan pemberian bantuan keuangan kepada suatu negara.
3. Sebagai salah satu indikator fundamental perekonomian suatu negara
4. Sebagai cerminan baik tidaknya proses transformasi ekonomi di suatu negara.
5. Memberikan informasi tentang hubungan internasinal suatu negara
6. Mendapatkan gambaran tentang pengaruh transaksi ekonomi luar negeri terhadap pendapatan nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar